November 29, 2006

KONSEP TEKNOLOGI

CHAPTER 6: NUMBERS

Ada banyak cara untuk menuliskan suatu bilangan:
Di U.S.A: tanda titik menyatakan desimal dan tiap tiga tingkat magnitude ditandai dengan koma.

Di Eropa: penulisannya berbeda dengan di U.S.A, desimal diberi tanda koma sedangkan tiap tiga tingkat magnitude diberi tanda titik.

Untuk bilangan yang nilainya sangat besar atau sangat kecil dapat digunakan cara penulisan notasi ilmiah. Contoh: kecepatan cahaya = 3 x 10^8 m/s (^= pangkat)

Bilangan desimal yang terletak di antara -1,0 dan 1,0 ditulis dengan meletakkan angka nol di depan koma (penulisan Eropa) atau titik (penulisan U.S.A). Contoh: 0,082 atau 0.082

Bilangan dapat diklasifikasikan menjadi:
1. Bilangan bulat (integer)

# Digunakan untuk melakukan perhitungan.

# Tidak akan terjadi error selama perhitungan dilakukan secara benar.

2. Bilangan real

# Digunakan untuk mengukur benda-benda yang kontinu.
# Dapat terjadi eror karena dibutuhkan tak hingga bilangan untuk menyatakan suatu bilangan real secara tepat.

# Bilangan real yang akurat adalah bilangan real yang nilainya sangat dekat dengan nilai sebenarnya.

# Bilangan real yang tepat adalah bilangan real yang nilainya selalu sama setelah dilakukan beberapa kali pengukuran.

Error adalah perbedaan antara nilai yang didapat setelah pengukuran dengan nilai sebenarnya. Ada beberapa macam error:

1. Random errors

Adalah error yang dihasilkan dari berbagai macam sumber, contohnya random noise pada sirkuit elektronik. Random errors menyebabkan terjadinya penyimpangan data pada saat dilakukan pengukuran.

2. Systematic errors

Adalah error yang muncul karena adanya kesalahan pada metode pengukuran yang dilakukan.

Angka penting yang kita laporkan berbeda-beda, tergantung dari seberapa akurat pengukuran yang kita lakukan.

CHAPTER 7

TABLES AND GRAPHS

Tabel

Tabel berisi variabel dependen dan variabel independent. Variabel-variabel independent biasanya dicantumkan di kolom kiri, sedangkan variabel-variabel dependent biasanya dicantumkan di kolom kanan. Nilai yang terdapat pada baris-baris yang tersedia saling berhubungan satu sama lain.

Unsur-unsur yang dimiliki tabel adalahi:

a. Judul tabel

b. Judul kolom

c. Satuan

d. Nilai-nilai variabel

e. Informasi tambahan yang diperlukan

Engineer biasanya paling sering membuat tiga jenis grafik di bawah ini:

1. Grafik Rectilinear:  y versus x

2. Grafik Semilog: log y versus x

3. Grafik log-log: log y versus log x
Ada beberapa jenis bentuk persamaan:

a. Persamaan Linear, berada dalam bentuk y = mx + c (dengan m adalah kemiringan garis)
b. Persamaan Eksponensial, berada dalam bentuk y = kB^(mx) tanda ^ menyatakan pangkat

c. Persamaan Pangkat, berada dalam bentuk y = kx^m

Titik-titik yang terdapat pada suatu grafik dapat di perpanjang dengan cara:

a. Interpolasi, yaitu perpanjangan yang dilakukan di antara titik-titik data.

b. Ekstrapolasi, yaitu perpanjangan yang dilakukan di luar titik-titik data.

Jika kita mempunya sekumpulan data dan akan kita buat formulanya, maka proses yang kita lakukan disebut regresi. Jika formula yang kita inginkan berada dalam bentuk garis lurus, maka regresi yang kita lakukan adalah regresi linier. Regresi linier adalah proses menemukan persamaan garis lurus terbaik yang cocok dengan data yang kita miliki.

CHAPTER 8

SI SYSTEM OF UNITS

Sistem satuan SI mempunyai tiga tipe satuan: supplementary units, base units, derived units. Supplementary units berhubungan dengan geometri ( radian dan steradian). Base units ada tujuh: meter, kilogram, second, ampere, kelvin, mol, dan kandela. Derived units merupakan turunan dari base units.
Karena engineer sering berurusan dengan bilangan yang sangat kecil dan sangat besar,  biasanya digunakan awalan sebagai faktor pengali. Misalnya: n (nano), m (mili), M (Mega).

CHAPTER 9

UNIT CONVERSIONS
Karena banyak sekali sistem satuan yang dapat digunakan, engineer harus terbiasa dalam melakukan konversi satuan. Ketika melaporkan suatu data, jangan pernah lupa untuk mencantumkan satuannya, karena tanpa satuan, suatu angka tidak akan mempunyai arti.

Ketika menjumlahkan dan mengurangkan suatu bilangan, dimensi satuannya harus sama. Sedangkan untuk pembagian dan perkalian, satuannya harus diperlakukan seperti suatu variabel.

Dalam suatu persamaan, fungsi transenden tidak boleh mempunyai dimensi. Sedangkan dalam persamaan empiris, fungsi transenden boleh saja mempunyai dimensi.

Sebuah persamaan mempunyai dimensi yang homogen jika ruas kanan dan ruas kirinya berdimensi sama.

Kode Etik Engineer

September 12, 2006

Kode Etik IEEE

Kami, anggota IEEE, dalam pengenalan akan pentingnya teknologi kami dalam mempengaruhi kualitas kehidupan di seluruh dunia dan dalam penerimaan kewajiban kami pada profesi kami, anggota-anggotanya dan masyarakat yang kami layani, dengan ini kami menyatakan diri terikat pada perilaku etis dan profesional tertinggi dan setuju:

 

1. Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka fatktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan.

 

2. Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul.

 

3. Akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia.

 

4. Menolak sogokan dalam segala bentuknya.

 

5. Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya.

 

6. Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami.

 

7. Mencari, menerima, dan menawarkan kritik perkerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain.

 

8. Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan.

 

9. Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat.

 

10. Membatu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.